Home > Berita > Untuk Memakai Kaos, Banser Ini Lewati Ujian!
DSC_1059

Untuk Memakai Kaos, Banser Ini Lewati Ujian!

Way Kanan, Aktivisi

Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Rebang Tangkas menggelar prosesi pengambilan kaos Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bagi peserta Diklatsar PC GP Ansor Way Kanan angkatan ke XI tahun 2016, sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dan mental kader serta memperat jalinan silaturahim.

Ketua PAC Ansor Rebang Tangkas Arif Mahfudin, di Rebang Tangkas, Senin (23/1) mengatakan, bahwa dirinya mendapat instruksi dari Ketua PC sahabat Gatot Arifianto, bahwasanya untuk bisa mengenakan kaos Banser, kader yang baru saja mengikuti Diklatsar harus melewati kobaran api terlebih dahulu sembari membawa bendera merah putih, bendera Nahdlatul Ulama, Ansor dan Banser.

“Tantangan  zaman yang berkembang, harus disambut kader Nahdlatul Ulama dengan berani dan semangat tanpa meninggalkan esensi pengkaderan,” ujarnya.

Perubahan, ujar Mahfud melanjutkan, harus disambut. Hal positif perlu ditambah ya ditambahkan. Jika sebelum-sebelumnya begitu Diklatsar langsung mengenakan kaos Banser, sekarang diintruksikan tidak lagi.

“Harus ada ujian tambahan untuk penegasan kecintaan dan loyalitas pada organisasi,” kata Mahfud lagi.

Sementara itu, kader Banser yang baru mengikuti Diklatsar, Ahmad Hasan Basri mengaku, pada awalnya merasa gugup dan deg-degan.

“Ketika mendengar bahwa saya dan sahabat Banser lainnya harus melintasi kobaran api untuk bisa mengenakan kaos Banser, perasaan jadi deg-degan. Tapi setelah dimotivasi, Alhamdulillah bisa,” ujarnya.

Setelah melewati kobaran api, Ahmad mengaku menjadi kian percaya diri dan semangatnya bertambah. “Saya bangga menjadi bagian dari Banser dan saya sangat bersyukur kepada Allah bisa kenal dengan organisasi kepemudaan seperti ini,” tuturnya.

Diklatsar PC GP Ansor Way Kanan angkatan ke XI tahun 2016 digelar PAC Rebang Tangkas pada Kamis hingga Sabtu (29-31/12/2016), diperuntukan bagi pemuda di kecamatan setempat dan diikuti 36 pemuda, sebagian berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun prosesi pengambilan kaos Banser dilakukan pada Ahad (22/1), di samping rumah Kasatkorcab Banser Bambang Setyo di Kampung Lebak Peniangan. Setelah melewati kobaran api pertama, kader baru mengenakan kaos Banser dan tetap melewati kobaran api sepanjang dua meter selama lima kali. Prosesi tersebut menjadi tontonan warga setempat dan anggota Pramuka.

About Rayyan

Rayyan
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

c44372c4-e882-4f27-9a2d-c21b5accddc0

H Aly Murtadhlo, Pesantren Benteng Pertahanan Moral Bangsa

Pesantren memiliki peran sentral dalam membangun moral bangsa. Kehadiran pesantren diharapkan bisa mencetak generasi pemimpin …

Tinggalkan Balasan