Home > Berita > Tujuh Arah Kebijakan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan Pada 2017, Apa itu!
3

Tujuh Arah Kebijakan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan Pada 2017, Apa itu!

Way Kanan, Aktivisi – Mengutip keterangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi, pada Jumat (02/09) lalu, ada tujuh arah kebijakan pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017 mendatang. Demikian disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya pada Stadium General yang digelar Korps Pegawai Negeri (KORPRI) di GSG setempat, Selasa (22/11).

Arah kebijakan pembangunan pendidikan yakni;
(1) Memenuhi pembiayaan kegiatan prioritas nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2017 untuk pencapaian nawacita.“Penekanan pada upaya peningkatan kualitas pembelajaran di semua jenjang dan jalur pendidikan, baik negeri maupun swasta, dengan kesenjangan kualitas yang semakin kecil,”
(2) Arah kebijakan pendidikan selanjutnya adalah memberikan perhatian lebih besar pada daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T)
(3) Memastikan masyarakat miskin dan kelompok marjinal lebih mudah mengakses layanan pendidikan dengan memerhatikan keadilan dan kesetaraan gender
(4) Memanfaatkan anggaran pembangunan pendidikan semaksimal mungkin dirasakan oleh masyarakat
(5) Memastikan keterlibatan publik secara maksimal.
(6) memperkuat tata kelola pembangunan pendidikan dan kebudayaan dan
(7) pelaksanaan anggaran secara transparan serta akuntabel,

Adapun arah kebijakan pembangunan kebudayaan;
(1) Meningkatkan pemahaman publik akan arti penting dari nilai-nilai luhur sejarah dan budaya bangsa dan relevansinya bagi kehidupan masa kini di berbagai sektor.
(2) Bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga baik dalam negeri maupun lembaga negara lain untuk meningkatkan toleransi dan meredam kekerasan sektarian.
(3) meningkatkan pendidikan seni dan budaya sejak usia dini.
(4) menyediakan sarana dan prasarana kesenian baik untuk keperluan produksi maupun apresiasi.
(5) mengembangkan sistem registrasi dan pengelolaan warisan budaya yang efektif.
(6) membuka pusat-pusat kegiatan seni dan budaya (rumah budaya) di daerah pinggiran.
(7) Meningkatkan promosi budaya antar daerah.

KORPRI menggelar Stadium General atau kuliah umum guna menambah wawasan baru yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan atau perkembangan zaman.

Kegiatan yang mengusung tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya” tesebut dihadiri Bupati Way Kanan H.Raden Adipati Surya, Anggota Forkompimda, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Kepala UPT P Dan K, Pengawas, Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SLTA, dan peserta Guru se-Kabupaten Way Kanan.

Pada kesempatan itu Adipati mengajak dan menghimbau kepada seluruh insan pendidikan di Bumi Ramik Ragom untuk bahu membahu mensukseskan tujuh arah kebijakan pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan pada 2017 mendatang.

Baca juga, Adipati : Stadium General Momentum Strategis Untuk Mengapresiasi Pengorbanan Guru

About Rayyan

Rayyan
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

c44372c4-e882-4f27-9a2d-c21b5accddc0

H Aly Murtadhlo, Pesantren Benteng Pertahanan Moral Bangsa

Pesantren memiliki peran sentral dalam membangun moral bangsa. Kehadiran pesantren diharapkan bisa mencetak generasi pemimpin …

Tinggalkan Balasan