Home > Edukasi > Remisi Bagi Koruptor Sangat Tidak Perlu
Mese Arsela. Mahasiswi FKIP Geografi Universitas Lampung. Dok GP Ansor Way Kanan
Mese Arsela. Mahasiswi FKIP Geografi Universitas Lampung. Dok GP Ansor Way Kanan

Remisi Bagi Koruptor Sangat Tidak Perlu

Bandar Lampung, AKTIVISI – Remisi bagi koruptor sangat tidak perlu dilakukan. Penegasan itu disampaikan Mese Arsela, mahasiswi FKIP Geografi Universitas Lampung, di Bandar Lampung, Kamis (1/9).

“Saya sangat tidak setuju. Karena hukuman yang ada saja belum tentu bisa membuat jera pelaku korupsi,” kata dia.

Menurut alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 PC GP Ansor Way Kanan itu, remisi bagi koruptor akan berdampak buruk.

“Kalau dikasih remisi, bisa-bisa tidak ada kapoknya. Hukum saja sesuai dengan ketentuan pada awal koruptor masuk penjara tanpa diberi remisi agar salah satu penyakit di negeri ini bisa berkurang,” tegasnya.

Remisi untuk koruptor kembali dibicarakan saat Gayus dan Nazaruddin dikurangi hukumannya hingga 6 bulan pada 17 Agustus lalu. Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW), pemerintah mengobral remisi, terutama untuk terpidana korupsi.

About Tsaqif

Tsaqif
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

Rega Andry Irawan (Kiri) relawan PMI Way Kanan bersama Uus M Husni (Kanan) Relawan PMI Kota Bandung. Foto.Aktivisi/Humas PMI Way Kanan

Solo Touring Bandung-Banda Aceh, Kang Uus M Husni Tiba Di Way Kanan

Way Kanan, Aktivisi – Uus M Husni (50) Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, …

Tinggalkan Balasan