Home > Dunia > Remaja Ini Retas 12 Situs Web di Dunia!
0703519Peretas-anak-getty-The-boys-mother-was-ordered-to-pay-620-in-prosecution-costs780x390

Remaja Ini Retas 12 Situs Web di Dunia!

Exeter, Aktivisi – Seorang bocah laki-laki meretas 12 situs web di dunia, termasuk situs polisi. Peretasan dilakukan saat dia belum berumur 16 tahun seperti sekarang.

Anak asal Plympton, dekat Plymouth, Devon, Inggris itu pun mengirim berita bohong tentang adanya serangan bom (bomb hoax) ke maskapai penerbangan lewat Twitter.

Remaja, yang tidak disebut namanya karena alasan hukum, melakukan peretasan termasuk situs milik polisi di wilayahnya dan SeaWorld ketika dia berusia 14 dan 15 tahun.

Seperti yang dilansir kompas.com Kamis (21/7/16) Bocah tersebut menyerang situs milik pemerintah, polisi, dan situs lainnya di Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Utara dari laptop kecil di tempat tidur rumahnya di Plympton.

Devon dan Cornwall Polisi terkena dampak selama 44 menit akibat serangan Penolakan Layanan secara Terdistribusi atau Distributed Denial of Service (DDoS).

Perbuatan anak itu juga menyebabkan SeaWorld mengalami kerugian sebesar hampir 600.000 dollar AS atau setara Rp 7,8 miliar, seperti dilaporkan Daily Express, Rabu (20/7/2016).

Anak tersebut dikenai tiga pelanggaran sesuai Bab 3 UU Penyalahgunaan Komputer, berkaitan dengan serangan DDoS, dan dihukum dua tuduhan berdasarkan Pasal 51 UU Tindak Pidana.

Juga terkait bomb boax yang dikirimnya melalui Twitter ke American Airlines, Gedung Putih, dan Delta Air Lines pada 13 Februari 2015.

About Disisi Saidi Fatah

Alumni SMAN 1 Blambangan Umpu. Ketua Alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) PC GP Ansor Way Kanan 2015. Hobi Membaca, Menulis, dan Mendengarkan Music. Pria kelahiran 27 September yang memiliki motto "Kejujuran adalah hal yang harus diutamakan dalam mengenban amanah".

Mungkin Anda Suka

ditemani-anjing-saat-mengemis-gelandangan-cerdik-ini-raup-rp27-juta-jam

Ditemani Anjing saat Mengemis, Gelandangan Cerdik Ini Raup Rp2,7 Juta per Jam

AKTIVISI   –  Berbagai pekerjaan di dunia menuntut pelakunya berpikir keras agar hasilnya maksimal. Tak terkecuali …

Tinggalkan Balasan