Home > Inspirasi > Poros Istimewa: Damai Dan Persatuan Ialah Kebutuhan Bersama
Warga Papua membawakan tarian perang yang dikolaborasikan dengan Barongsai saat kegiatan Turnamen Volley di Yogyakarta. Foto Poros Istimewa.
Warga Papua membawakan tarian perang yang dikolaborasikan dengan Barongsai saat kegiatan Turnamen Volley di Yogyakarta. Foto Poros Istimewa.

Poros Istimewa: Damai Dan Persatuan Ialah Kebutuhan Bersama

Yogyakarta, AKTIVISI – Pembangunan semangat damai dan persatuan di tengah keberagaman adat, suku dan budaya merupakan sebuah kebutuhan bersama warga masyarakat  di Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak terkecuali komunitas warga Papua yang bermukim di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Poros Istimewa Taranesia, Pedro Indharto, di Yogyakarta, Minggu (26/2) menyatakan, pandangan sebagai kelompok paling susah diatur melekat pada warga Papua.

Hal ini disebabkan karena aktivitas demontrasi dan peristiwa kekerasan terhadap warga Jogja yang melibatkan oknum warga Papua.

“Namun demikian, tentu saja tidak semua warga Papua suka mabuk atau bikin onar, banyak diantara warga Papua yang memiliki kepedulian sosial dan santun dalam bermasyarakat,” papar Pedro lagi.

Sterotype yang melekat terhadap warga Papua di Jogja ini tentu saja merugikan komunitas Papua karena kehadiran mereka seperti tidak diharapkan oleh oknum masyarakat di Jogja sehingga muncul adanya penolakan warga Papua yang akan mengkontrak, indekost di wilayah kampungnya.

Pandangan rasis juga sering disematkan kepada warga Papua oleh beberapa orang yang benci kehadiran mereka.

“Keadaan seperti tersebut diatas harus dihentikan, sesama anak bangsa kita harus saling menghormati dan mengedepankan nilai nilai toleransi,” ujar alumni hukum Universitas Janabarda itu.

About Tsaqif

Tsaqif
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

meneruskan-perjuangan-sang-wali-allah-kh-abdurrahman-wahid-600x336

Belajar dari Jiwa Besar Gus Dur

Jakarta, Aktivisi – Tidak pernah narsis dalam spiritualitas keagamaan, Gus Dur sunyi dalam ramai dan …

Tinggalkan Balasan