Home > Hukum > Polres Waykanan Bekuk Pemerkosa Anak
polres-waykanan-bekuk-pemerkosa-anak

Polres Waykanan Bekuk Pemerkosa Anak

Waykanan, AKTIVISI – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Waykanan, Selasa (7/4) meringkus Ali Usman (30), pemerkosa anak di bawah umur diringkus sekitar pukul 17.00 WIB.
“Kejadian berlangsung sekitar lima bulan lalu tepatnya pada 19 November 2014. Saat itu korban sedang sendirian di rumahnya. Kemudain tersangka Ali Usman,  warga kampung dan Kecamatan Blambangan Umpu masuk rumah korban secara diam-diam,” ujar Kasat Reskrim AKP Ardy Agung Permadi di Blambangan Umpu, Rabu.
Di dalam rumah, pelaku kemudian menarik korban dari dapur dan memaksanya berhubungan intim. Tidak hanya itu, pelaku lalu mengikat korban dan menyetubuhinya. Tersangka sempat berjanji menikahi korban setelah menyetubuhi dengan secara paksa.
“Perbuatan tersangka dilakukan secara terus menerus sebanyak 20 kali saat korban di rumah sendrian dan orang tua korban sedang ke pasar,” kata AKP Ardy lagi.
Kini korban sudah hamil sekitar 5-6 bulan, selama ini korban tidak berani melapor kepada orang tua atau pihak kepolisian karena takut dengan tersangka.
Tersangka ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Waykanan tanpa perlawanan ketika sedang mencari kayu bakar di kebun. Pelaku diamankan di Mapolres Waykanan dan akan dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23/2002 Pasal 81, 82, dan 83 dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 15 tahun penjara.

 

Foto: Ilustrasi. Ist

 

About Rayyan

Rayyan
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

rikwanto2

Penyebar Berita Hoax Bisa Dipenjara Enam Tahun

Jakarta, Aktivisi – Pihak kepolisian republik Indonesia akan menindak tegas bagi orang yang menyebarkan informasi …

Tinggalkan Balasan