Home > TV > PMII STKIP Nurul Huda OKU Timur Gelar MAPABA Gelombang II
Pengurus Komisariat PMII STKIP Nurul Huda Sukaraja Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan

PMII STKIP Nurul Huda OKU Timur Gelar MAPABA Gelombang II

Kembali menggelar acara MAPABA (masa penerimaan anggota baru) gelombang kedua ditahun 2014 ini. Setelah pada 11-12 Oktober yang lalu sukses menggelar Mapaba gelombang pertamanya di Balai Desa Tebat Jaya Kecamatan Buay Madang.

Menurut ketua panitia Muhamad Mahfudz Asrori kegiatan Mapaba gelombang II ini diselenggarakan atas inisiatif dari sahabat-sahabat yang kemaren pada gelombang pertama mengikuti Mapaba, sehingganya mereka merasa perlu mengajak kawan mahasiswa lainnya yang belum terakomodir di organisasi untuk dapat bergabung.

Kegiatan Mapaba gelombang II ini berlangsung di Balai Desa Sumber Mulyo BK 3 Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur pada 31 Oktober- 2 November. Dengan tema “membentuk kader PMII yang Taqwa, Berintelektual ,Profesional Dan Komitmen, Ujar Mahfudz di sekretariat bintang sembilan PMII Sementara itu Nurul Huda Ketua PMII STKIP OKU Timur mengatakan bahwa Kaderisasi adalah ruh organisasi, sehingganya hal itulah yang menyebabkan ia dapat bergerak dan dapat dirasakan serta dilihat.

Oleh karenanya, penjenjangan kaderisasi yang ada di PMII bukan hanya proses asal-asalan tetapi harus dilihat sebagai upaya kesinambungan kader dalam mendapatkan proses ideologisasi, pemaknaan orientasi, penguasaan historis, perangkat nilai, perangkat analisis, dan pembentukan jati diri kader dalam memahami segala bentuk peradaban.

Sebagai sebuah organisasi kader, PMII menitik-beratkan eksistensinya pada pemberdayaan,pengembangan, penguatan kapasitas kader, serta pangabdian sosial, sebagaimana yang termaktub dalam tujuan PMII (Anggaran Dasar Pasal 4), imbuh huda. AKTIVISI/Heri Amanudin

About Eruadanya

Eruadanya
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Mungkin Anda Suka

Hukum Memakai Pewangian Parfum Alkohol

Saya bertanya tentang pemakaian parfum yang mengandung alkohol sekian persen di setiap pakaian, baik yang dipakai sehari-hari maupun dipakai ketika shalat.

Tinggalkan Balasan