Home > Berita > Pelajar Way Kanan Bahagia Ikut Jagongan Ramik Ragom
fb-dsc_0015

Pelajar Way Kanan Bahagia Ikut Jagongan Ramik Ragom

Way Kanan, AKTIVISI  – Sejumlah pelajar di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengaku senang bisa mengikuti Jagongan Ramik Ragom (ramai beragam) mendiskusikan Media Sosial Media Perdamaian untuk memperingati Hari Toleransi Sedunia, 16 November, di SMK Kesehatan Cahaya Dharma, Baradatu.

“Kami beruntung bisa ikut kegiatan semacam ini sehingga menambah pengetahuan bagaimana menggunakan media sosial yang baik sehingga tidak menimbulkan kekacauan,” ujar anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul (IPNU), Way Kanan, di Baradatu, Rabu (16/11).

Dalam diskusi itu, pelajar diajak untuk menyampaikan gagasan. Pelajar SMA Bakti Baradatu, Yoseph pada kegiatan itu menilai media sosial banyak digunakan untuk menghakimi jika ada persoalan yang dishare di media sosial.

“Dalam kasus Ahok misalnya, saya merasa banyak pengguna media sosial tiba-tiba menjadi hakim dan tidak menyikapi secara arif. Saya pikir itu menjadi pelajaran penting bagi kita,” kata Yoseph.

Ketua Bidang Hukum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Agus Zulkarnain mengajak pengguna media sosial untuk bijaksana menggunakan media sosial.

“Dipikir dulu, dibaca dulu, sekali, dua kali, tiga kali sebelum kita mau share informasi melalui media sosial, bagaimana kira-kira dampaknya juga harus diperkirakan sebagaimana tadi disampaikan Ketua Pemuda Hindu I Gede Klipz Darmaja,” ujar Agus.

Selain Agus, sejumlah pemantik diskusi dalam kegiatan hasil Sakai Sambayan (gotong royong/kerjasama) Gusdurian Lampung, Pesantren Assidiqqiyah 11, DPD KNPI, KAHMI, Pemuda Muhammadiyah, Peradah, Pemuda Katolik, Pokjawan, SMAN 1 Baradatu, SMK Kesehatan Cahaya Darma, Yayasan Bakti, Karang Taruna, dan PAC GP Ansor Baradatu tersebut ialah anggota Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ansor Iskardo P Panggar, Ketua KNPI Andi Oktoviandi, Ketua Karang Taruna Sairul Sidik.

Selanjutnya Nasrullah dari Pemuda Muhammadiyah, Ketua Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) I Gede Klipz Darmaja dan aktivis Pemuda Katholik Andreas Natalis Sapta Aji. Kegiatan dimoderatori Ketua PC Fatayat NU Rosmalia Resma.

“Ini bukan kegiatan tingkat kecamatan lagi. Ini tingkatnya kabupaten karena ketua-ketua organisasi kepemudaan pada berkumpul di sini. Saya mengapresiasi kegiatan positif semacam ini dan perlu kesinambungan,” ujar Camat Baradatu Arie Antony Thamrin.

Hadir pada kegiatan itu kader PMII, IPNU, Muslimat, Fatayat, Karang Taruna, GP Ansor, sejumlah pelajar dan pengajar dari beberapa sekolah setempat.

About Haura

Haura
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

c44372c4-e882-4f27-9a2d-c21b5accddc0

H Aly Murtadhlo, Pesantren Benteng Pertahanan Moral Bangsa

Pesantren memiliki peran sentral dalam membangun moral bangsa. Kehadiran pesantren diharapkan bisa mencetak generasi pemimpin …

Tinggalkan Balasan