Home > Sosial > Melawan Anarkisme Agama Melalui Musabaqoh Budaya Islam Nusantara

Melawan Anarkisme Agama Melalui Musabaqoh Budaya Islam Nusantara

  Way Kanan, AKTIVISI  –  Musabaqoh Budaya Islam Nusantara memperingati  hari lahir NU ke 90 dihelat Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung 7-9 Februari 2016 berisi sejumlah lomba, pentas seni budaya dan pengajian akbar mengampanyekan anti radikalisme dan terorisme merupakan komitmen NU setempat memerangi anarkisme atas nama agama.
 
     Ketua Lakpesdam Way Kanan Supri Iswan selaku koordinator kegiatan di Gedung PCNU Way Kanan, Jalan Lintas Sumatera Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu, Selasa (9/2) menyatakan, salah satu lomba digelar sebagai implentasi atas komitmen tersebut adalah pidato bertema: “Kami tidak takut! Peran Serta NU Dalam Menangkal Aksi Radikalisme dan Terorisme.
 
     Berdasarkan penilaian dewan juri, ujar Supri melanjutkan, dua pelajar Madrasah Aliyah (MA) Raudhotul Muta’alimin Kecamatan Kasui meraih juara I dan III.
 
     Ia menerangkan, Reki Aprilianza dari MA Raudhotul Muta’alimin Kecamatan Kasui menghimpun nilai sejumlah 149 sehingga ditetapkan sebagai Juara I oleh dewan juri terdiri dari M Rokhim Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Syahrul Munir Wakil Pembina Gerakan Pemuda Ansor dan Nufi  M Yusuf Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
 
     “Lalu juara dua diraih Bobby Ryant dari PAC IPNU Baradatu, menghimpun nilai 148, kemudian Imam Muhlis juga dari Raudhotul Muta’alimin menghimpun nilai 147 sehingga ditetapkan sebagai pemenang ketiga. Juara harapan pertama diraih Rexi Nando dari Baradatu dan Nur Holis juara harapan dua merupakan pelajar SMPN Baradatu,” kata Supri menjelaskan.
 
     Adapun lomba penulisan opini bertema sama, ujar Supri, diraih Suheli dari Gunung Baru Gunung Labuhan dan Nadila Sinta dari Kasui. Untuk lomba mengarang dan membaca puisi bertema sama, Juara I Muhammad Subhan dari SMP Manba’ul Ulum Ponpes Assidiqiyah 11 Gunung Labuhan, Juara II Marmiyati dari Ponpes Nurul Iman Tanjung Bulan Kasui, Juara III Irma Diana Lestari  dari MA Matlaul Anwar Gunung Baru Gunung Labuhan.
 
     “Juara Harapan I diraih Faridatul Husna dari Ponpes Darul Falah Tiuh Balak I Baradatu dan Juara Harapan II diraih Puspita Andriana SMPN 4 Baradatu,” ujar Supri lagi.
 
     Untuk Tartil Quran, Juara I Hengki Kurniawan dari Kasui, Juara II Yusril M dari Ponpes Assidiqiyah 11 Gunung Labuhan, Juara III Ilyas dari Tanjung Bulan Kasui, Juara Harapan I, II dan III diraih warga Baradatu, Mutmainah, Meilia Nur Muslihah dan Adam Maulana.
 
     Lalu untuk Al Barzanji, juara pertama kelompok Miftahul Jannah dari Kasui, juara kedua Ponpes Assidiqyah 11 Gunung Labuhan, juara ketiga kelompok Al Bushro dari Baradatu.
 
     “Harapan pertama diraih kelompok Darun Najah dari Blambangan Umpu, kemudian harapan dua diraih kelompok Keramat Indah dari Banjit,” kata Supri lagi.
 
     Adapun untuk lomba rebana, Juara I Nurul Hidayah dari Rebang Tangkas, Juara II Baitur Rohman dari Talang Dalun Kasui, Juara II Bintang Sembilan dari Taman Asri Baradatu, Juara Harapan I Al Muhajirin dari Umpu Kencana Blambangan Umpu, Juara Harapan II Khoirun Nisa dari Argo Mulyo Banjit. 
 
Foto : Peserta lomba rebana Musabaqoh Budaya Islam Nusantara  PCNU Way Kanan menjelang tampil – 

About Rayyan

Rayyan
Aktivisi merupakan media yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai peristiwa di Indonesia, baik dalam bentuk berita, artikel, foto, maupun video. Dengan tagline aktual, akurat dan cerdas, Aktivisi yang berasal dari kata "aktivis" dan "visi" mengusung mimpi menjadi media profesional yang tunduk dan mengabdi untuk publik sesuai kode etik jurnalistik.

Mungkin Anda Suka

4 [Lebar Max 1024 Tinggi Max 768]

Satu Maret, Hari Bersejarah Bagi Petugas Pemadam Kebakaran!

Way Kanan, Aktivisi – Tanggal 1 Maret merupakan hari bersejarah bagi petugas pemadam kebakaran yang …

Tinggalkan Balasan