Home > Bisnis > Kampung Di Waykanan Lampung Bertambah Lima
kampung-di-waykanan-lampung-bertambah-lima

Kampung Di Waykanan Lampung Bertambah Lima

Rancangan peraturan daerah (Raperda) Pemekaran Lima Kampung menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Marsidi Hasan.

“Terimakasih kepada seluruh legislatif yang telah berkenan meluangkan waktu menggelar sidang paripurna, semoga selain menjadi tugas, apa yang kita lakukan hari ini dicatat menjadi amal ibadah,” kata Bupati Bustami Zainudin mengapresiasi pengesahan Raperda Pemekaran Lima Kampung menjadi Perda, di Blambangan umpu, Selasa(4/3).

Kampung Mulya agung Kecamatan Negeriagung dimekarkan dari kampung Mulyasari. Lalu Kampung Ojolali Kecamatan Blambanganumpu dimekarkan dari Kampung Gistang.  Adapun dari Kecamatan Bahuga, jumlah kampung dimekarkan sejumlah tiga, yakni Kampung Mekarjaya dimekarkan dari Kampung Serdangkuring, lalu Kampung Kutadewa dimekarkan dari Kampung Mesirilir, lantas Kampung Mulyaagung dimekarkan dari Kampung Tulangbawang.

“Pemekaran kampung sesuai dengan undang-undang, karena bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masayarakat, memperpendek rentang kendali dan memacu pemerataan pembangunan, sehingga kampung yang berpotensi dapat dimekarkan menjadi kampung definitif,” ujar Bustami yang memimpin 14 kecamatan dan 212 kampung di Waykanan itu lagi.

Penandatanganan pengesahan Reperda yang dihadiri 30 anggota dewan dari 40 wakil rakyat  menjadi Perda dilakukan Ketua DPRD Marsidi Hasan dengan Bupati Bustami Zainudin disaksikan Wakil Ketua DPRD Yozi Rizal dan Edi Rusdiyanto serta Wakil Bupati Raden Nasution Husin.

Sekretaris Dewan Musadi Muharam menyatakan DPRD mengesahkan Rapreda Pemekaran Lima Kampung menjadi Perda, namun demikian, pihak eksutif harus memperhatikan catatan bersifat mengikat berupa pandangan dan saran dari DPRD Kabupaten Waykanan.

“Dan jika ada kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya,” kata Musadi. Sebelum pengesahan berlangsung, sejumlah politisi mengajukan pandangan. Edison dari Hanura menyatakan partai besutan Jenderal (Purn) Wiranto menerima seluruh pemekaran kampung, adapun Beta Juana dari PDI Perjuangan dan Solihul Hadi dari PKS menyatakan tidak bisa menerima pemekaran tiga kampung dari usulan pemekaran kampung.

“Supaya di kemudian hari tidak ada  kejadian hal tidak diinginkan. Namun ini jangan dimaknai saya tidak mencintai masyarakat di tiga kampung. Kendati demikian, saya menyerahkan keputusan pada sidang paripurna,” kata Beta.
Ant.

About Eruadanya

Eruadanya
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Mungkin Anda Suka

indonesia-bukukukan-transaksi-1056-juta-dolar

Indonesia Bukukukan Transaksi 10,56 Juta Dolar AS

Jakarta, Aktivisi – Indonesia mencapai target selama pameran makanan olahan Salon International de l’Alimentation (Sial) …

Tinggalkan Balasan